Kamis, 14 Agustus 2008

Suci

SUCI……!!!!
Indahnya mentari pagi dengan burung-burung yang berkicauan dimana-mana,Jam wekerpun sudah berhenti bunyinya. air embun telah membasahi kaca jendela kamar. Aku bangun, tanpa menyasli berdoa yang tertinggal. Kulihat sekelilingku cat-cat berceceran di mana-mana. Kain fas tak lagi ada di tempatnya. Semuanya terlihat sangat berantakan. Begitulah setiap harinya.
Aku bangkit, kuhampiri jendela kamarku. Lalu ku buka jendela itu dan kulap dengan tanganku. Kutatap cerahnya sinar mentari di pagi hari, yang begitu menyejukan. Sampai tubuhku ini terasa dingin. Tiba-tiba, tanpaku sengaja pandanganku berubah arah, tertuju pada sesosok wanita yang berpakaian aneh , yang berada di halaman rumahku. Aku tak jelas melihatnya, karna ia berada di lantai bawah depan rumahku. Jauh dari keberadaanku saat itu. Aku penasaran. Lalu kukenakan pakaian seadanya, dan segera kebawah. Aku mengintipnya dari jendela kamar adiku, karna dari situ aku dapat melihatnya dengan jelas. Tanpa diketahui siapapun.
Keesokan harinya,Suci. Nama yang sering kudengar, jika adikku memanggilnya. Ia datang kembali, kerumahku. Entah apa tujuannya. Akupun belum tau.Kulihat, pakaian yang dikenakannya saat ini lebih bagus dari yang kemarin. Bahan polos bewarna merah muda, yang menutupi rambutnya,entah apa namanya,telah ia kenakan begitu rapi dengan mode gaya masa kini. Bros bergambar bunga mawar juga ikut menghiasinya. Alamat,begitu cantiknya. Sampai jantungku berdetak kian cepat seperti derum kereta api listrik yang sedang melaju cepat .Seperti ada perasaan lain yang aneh. Hingga rasa keingin tahuanku semakin menjadi-jadi. “Apakah ini yang namanya cinta…?!.” Pikirku saat itu.

Tidak ada komentar: